Wag Tail Teknik Informatika: JARINGAN

PENJELASAN TENTANG ICMP, MACAM - MACAM TOPOLOGI,Dan CARA KERJA PROTOKOL ARP.

ICMP , MACAM – MACAM TOPOLOGI, DAN CARA KERJA PROTOKOL ARP.

11.  Apakah itu ICMP?
22.  Macam – macam topologi?
33.   Cara kerja pada protokol ARP?

Berikut penjelasannya:


11.      ICMP (Internet Control Message Protocol) adalah protokol yang bertugas mengirim pesan – pesan kesalahan. Paket maupun pesan dikirim jika terjadi masalah pada layer IP (layer 3) dan layer atas (TCP atau UDP) layer 4. Pada ICMP menstabilkan suatu kondisi jaringan yang memberikan pesan pesan tertentu. Contohnya antar router A dan B mengalamin masalah, maka router A secara otomatis akanberusaha melewati host B menuju tujuannya. Dengan adanya pemberitahuan host tujuan tidaka akan terus menerus mengirimkan paketnya melewati router B.
22.      Macam – macam Topologi dan Interface yang digunakan.

Topologi dibagi menjadi 2, yaitu :
a.       Topologi fisik adalah suatu rangkainan dar sebuah jaringan di desain.
b.      Topologi logic adlah sebuah topologi yang menggambarkan suatu hubungan secara logika yang terjdi pada masing – masing komputer dalam jaringan.

Jenis –jenis Topologi Fisik ada 7 adalah
1.      Topolgi Bus.
2.      Topologi Star.
3.      Topologi Ring.
4.      Topologi Mesh.
5.      Topologi   Hybrid.
6.      Topologi extended star.
7.      Topologi Hierarkikal.

Jenis – jenis Topologi logic  yaitu
1.      Ethernet, mengunakan metode akses yang disebut CSMA / CD (Carrier Sense Multiple Acces / Collision Detection). Sebelum komputer atau device mengirim data komputer tersebut menyimak media apa yang akan dilalui sebagai pengecekan apakah komputer lain sedang menggunkannya atau tidak, jika tidak ada yang gunakannya maka komputer atau device akan mengirimkan data nya.
2.      Token Ring
Sebuah sinyal ini bergerak melingkar atau berputar seperti lingkaran pada sebuah jaringan dari komputer satu ke komputer lainnya. Jika pada persinggahan disalah satu komputer ternyata ada data yang ingin ditransmisikan, mka token akan ke tempat dimana data yang ingin ditujukan, dan token bergerak terus untuk saling mengkoneksikan diantara masing masing komputer.
3.      FDDI(Fiber Distributted Data Interface).
Yaitu sebuah protokol LAN yang distandarisasikan oleh ITU-T , dan mendukung laju data 100 MBps, pengganti ethernet dan token ring.  Dari segi biaya sangat mahal megunkan serat optik.

33.      Cara kerja ARP.
-          Suatu host dengan ip address A mengirim paket ke host dengan IP address B pada jaringan lokal.
-          Setiap host dijaringan lokal menerima permintaan atau memeriksa IP address nya masing masing. Seandainya paket tersebut salah kirim, maka dia tidak ada merespon kiriman tersebut.
-          Host dengan IP address B yang mendengar request tersebut akan mengirim IP address beserta MAC Address ya ke host penanya.

Protokol - Protokol Jaringan


1. Application Layer

• DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk distribusi IP (Internet Protocol) pada jaringan dengan jumlah IP ( Internet Protocol) yang terbatas.

• DNS ( Domain Name Server)

Fungsi: Protokol ini digunakan untuk pemberian nama domain mesin dan nomor IP (Internet Protocol)

• FTP (File Transfer Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk mentransfer file ke dalam mesin internetwork

• HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk mentransfer dokumen dalam bentuk HTML kedalam web

• MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)
Fungsi: Protokol ini dugunakan untuk mengirim file binarydalam bentuk teks

• NNTP (Network News Transfer Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk menerima dan mengirim news group dalm bentuk artikel dalam jaringan dan berupa grup diskusi

• POP (Post Office Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk menerima serta mengirim mail dari computer pengirim ke server

• Telnet
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk login atau masuk ke komputer lain di Internet dan
telnet juga mengakses berbagai macam pelayanan umum yang ada di internet termasuk
katalog perpustakaan dan berbagai macam database.

2. Presentation Layer

• VTP (Virtual Terminal Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk membuat dan memelihara struktur data dan
Mentranslating terminal ke bentuk standar.

• SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk pertukaran mail

• SNMP (Simple Network Management Protocol)
Fungsi: protocol ini digunakan untuk memanajemen atau mengatur jaringan

• RPC (Romote Procedure Call)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk pemanggilan jarak jauh

3. Transport Layer

• SPX (Sequence Paket eXchange)
Fungsi: Protokol ini digunakan sebagai media transmisi data dan menjamin validitas data
yang ditransmisikan
oleh IPX sehingga data yang terkirim tidak mengalami gangguan ataupun terjadi corrupt
pada data.

• TCP (Transmission Control Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk pertukaran data berorientasi (connection oriented)
Dan merupakan komunikasi data yang digunakan oleh suatu komunitas internet untuk
melakukan proses tukar menukar data pada satu computer ke computer lainnya dalam
suatu jaringan internet

• UDP (User Datagram Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk pertukaran data non orientasi dan dipakai oleh aplikasi yang tidak terlalu mementingkan layanan reliabilitas.


4. Network Layer

• IP (Internet Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk untuk menyediakan cara terbaik untuk membawa
datagram dari sumber ketujuan, tanpa memperdulikan apakah mesin yang bersangkutan
berada pada jaringan yang sama atau tidak, atau apakah terdapat jaringan-jaringan
lainnya antara sumber dengan tujuan atau tidak atau bias disebut dengan routing

• RIP (Routing Information Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk memilih routing

• RARP (Reverse ARP)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk mendapatkan informasi nomor IP dari hardware

• ICMP (Internet Control Message Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk engirim pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memperhatikan perhatian khusus

5. Session Layer

• NETBIOS (Network Basic Input Output System)
Fungsi: Protokol ini digunakan sebagai sistem jaringan standar

• NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk berkomunikasi LAN pda komputer yang berbeda,NETBIOS digunakan pada jaringan Ethernet,Token Ring, dan Windows NT

• ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk memeriksa aliran data dan memantau aliran data di antara komputer,agar data dapat terkirim.

• PAP (Printer Access Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.

• SPDU (Session Protokol Data unit)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk mendukung hubungan antara dua session service user.

• NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.

6. Datalink Layer

• BSC (Binary Synchronous Control / Protokol berorientasi karakter)
Fungsi:Protokol ini digunkan untuk Pengalamatan dan pengiriman paket data yang berorientasi karakter.

• HDLC (High Level Data Link Control / Protocol berorientasi bit)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk mengumpulkan (menanyai) respons frame dari peer HDLC

• PPP (Point to Point Protocol)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk komunikasi synchronous dan asynchronous an
dapat menegosiasikan fungsi-fungsi tambahan Error Detection, melalui variabel magic
number.

7. Physical layer
• NIC (Network Interface Card)
Fungsi: Protokol ini digunakan untuk menghubungkan computer ke kabel yang
digunakan pada local area network (LAN) dan mengijinkan komputer untuk
berkomunikasi dalam network

PENGGUNAAN SWICTH CASE DI C#


                                       PENGGUNAAN SWICTH CASE DI C#

Salah satu cara untuk membuat cabang adalah dengan menggunakan kata kunci switch. Switch mengkonstruksikan cabang untuk beberapa kondisi dari nilai.
Bentuk statement switch,
switch( switch_expression ){
            case case_selector1:
                     statement1; //
                     statement2; //block 1
                      . . . //
                     break;
            case case_selector2:
                    statement1; //
                    statement2; //block 2
                    . . . //
                    break;
                    . . .
          default:
                    statement1; //
                    statement2; //block n
                    .  . . //
                    break;
}


Baik, sekarang perhatikan contoh berikut ini :


using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Text;


namespace ContohStatementSwitch
{
    class Program
    {
        static void Main(string[] args)
        {
            int pilih;
            double luas,keliling;
            string jenis;
            double phi = 3.14;


            Console.WriteLine("=====MENCARI LUAS DAN KELILING=====");
            Console.WriteLine("=> ketikan 1 untuk persegi panjang");
            Console.WriteLine("=> ketikan 2 untuk bujur sangkar");
            Console.WriteLine("=> ketikan 3 untuk lingkaran");
            Console.Write("PILIHAN KAMU (1/2/3)? => ");
            pilih=int.Parse(System.Console.ReadLine());
            Console.WriteLine();
            switch (pilih)
            {
                case 1:
                    int panjang, lebar;
                    jenis = "Persegi Panjang";
                    System.Console.Write("Masukan panjang = ");
                    panjang = int.Parse(Console.ReadLine());
                    System.Console.Write("Masukan lebar   = ");
                    lebar = int.Parse(Console.ReadLine());
                    luas = panjang * lebar;
                    keliling = 2 * (panjang + lebar);


                    Console.WriteLine();
                    Console.WriteLine("Anda memilih " + jenis);
                    Console.WriteLine("Luas " + jenis + " adalah " + luas);
                    Console.WriteLine("Keliling " + jenis + " adalah " + keliling);


                    Console.ReadLine();
                    break;


                case 2:
                    int sisi;
                    jenis = "Bujur Sangkar";
                    System.Console.Write("Masukan panjang sisi nya = ");
                    sisi = int.Parse(Console.ReadLine());
                    luas = sisi * sisi;
                    keliling = 4 * sisi;


                    Console.WriteLine();
                    Console.WriteLine("Anda memilih " + jenis);
                    Console.WriteLine("Luas " + jenis + " adalah " + luas);
                    Console.WriteLine("Keliling " + jenis + " adalah " + keliling);


                    Console.ReadLine();
                    break;


                case 3:
                    double jari2;
                    jenis = "Lingkaran";
                    System.Console.Write("Masukan jari-jari lingkaran = ");
                    jari2 = double.Parse(Console.ReadLine());
                    luas = 2 * phi * jari2;
                    keliling = phi * jari2 * jari2;


                    Console.WriteLine();
                    Console.WriteLine("Anda memilih " + jenis);
                    Console.WriteLine("Luas " + jenis + " adalah " + luas);
                    Console.WriteLine("Keliling " + jenis + " adalah " + keliling);


                    Console.ReadLine();
                    break;


                default:
                    Console.WriteLine("Tidak ada pilihan selain 1/2/3");
                    break;
            }
        }
    }
}


Blok  case yang dijalankan tergantung dari nilai variabel pilih yang diinputkan,  pada tampilan diatas variabel pilih dengan tipe integer bernilai sehingga statement pada case 1 dijalankan dan case selanjutnya tidak dijalankan karena telah ditutup/ diakhiri dengan keyword break.


sumber :http://ekasulistiawati.blogspot.co.id/


Instagram

Like us on Facebook

Flickr Images